Sejarah Askopis
Askopis sebelumnya bernama FORUM KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM (FORKOPIS) dibentuk pada 19 November 2008 di UIN Jakarta (terpilih ketum; Dr.Gun Gun Heryanto-UIN Jakarta). Kongres Ke-II Forkopis diadakan di UIN Yogyakarya pada tanggal 9 Oktober 2013, terpilih Mulyadi dari UIN Makasar. Kongres Ke-III pada tanggal 31 Agustus 2016 di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta terpilih M. Zamroni, M.Si saat itu Forkopis berubah nama menjadi ASKOPIS (ASOSIASI PROGRAM STUDI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM)
Tujuan Askopis
1) Menghimpun sarjana-sarjana dan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam ke dalam satu wadah. 2) Menggali, mengembangkan dan mengamalkan ilmu Komunikasi dan Penyiaran Islam dalam segala aspeknya, 3) Menciptakan dan memelihara persatuan yang erat para anggota ASKOPIS. 4) Mengembangkan pengetahuan dan kemampuan para sarjana dan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam.
Organisasi Askopis
Mekanisme forum pengambilan keputusan : a) Kongres, b) Rapat Pleno Diperluas, c) Rapat Pleno Dewan Pengurus Pusat, d) Rapat Harian Dewan Pengurus Pusat, e) Musyawarah Daerah, f) Rapat Pengurus Harian Tingkat Daerah, g) Rapat Pleno Pengurus Tingkat Daerah Struktur Organisasi terdiri dari : Dewan Pengurus Pusat dan Dewan Pengurus Daerah
Keanggotaan Askopis
Keanggotaan Askopis terdiri atas Anggota Biasa, Anggota Muda, dan Anggota Luar Biasa
PENGURUS ASKOPIS
Ketua Umum
Dr. Mohammad Zamroni, M.Si
Sekretaris Umum
Dr. Rini Fitria, M.Si
Bendahara Umum
Dr. Siti Raudlatul Jannah, M.Med.Com.
BERITA
Ketua DPD Jawa Timur Rapat Koordinasi dengan DPP ASKOPIS, Perkuat Sinergi Antar Wilayah
DPP ASKOPIS Usulkan Perubahan Nomenklatur dari Prodi KPI menjadi Prodi ILKOMI
ASKOPIS Dukung Revisi UU Penyiaran
